Sabtu, 28 September 2013

Cerpen

“PERI KECIL”

          Malang benar nasib peri kecil satu ini, dia bernama Nandra, tubuh dia memang kecil,Dan Dia masih junior, tetapi seniornya sanat sombong dan ganas dan kejam dan tidak tahu diri, dan dia terlalu banyak menyiksa peri kecil satu ini. Bukan secara fisik, tapi secara mental, membuat peri kecil ini sakit hati dan merasa harga diri tak ada artinya
“Hoy, cepet bersihin, aku mau upacara, nanti terlambat” dengan nada kasarnya senior berbicara ke Nandra sang peri kecil
“i .. iya maaf, ini sedang saya bersihkan ka” Peri kecil itu menjawab dengan nada terlalu lembut bagaikan budak yang sangat merasa bersalah kepada tuannya
“aduuuuuh, lama banget sih, jadi terlambat nih ah” tekas sang senior dengan nada kasar dan keras sambil menendang peri kecil tersebut dan langsung memakai sepatu hitam kulit banggaannya
“Aduh....” Suara kesakitan peri kecil setelah di tendang senior tak tahu diri dan keji itu. Tapi, dia selalu sabar
          Setelah ujiannya baru selesai, sepertinya ada 2 orang senior yang ini menguji peri kecil tersebut. Ini memang program sekolah unutuk menegaskan setiap junir agar kelak, dia bisa menjadi peri yang sangat dibanggakan, tetapi beberapa senior keji menyalah artikan program sekolah tersebut, menjadikkannya sebuah bully
“wah..wah.. ada junior” Suara lumayan keras dengan nada seperti segera ingin membully peri kecil tersebut
“k . . .kenapa? ada perlu dengan saya?” nada yang lembut memang sudah ciri khas Nandra
“Menurut program sekolah . . .” Senior itu belum menyelesaikkan perkataanya

“MENEGASKAN JUNIOR!!! BUKAN MEMBULLY JUNIOR!!!” nada tinggi dan keras, sang peri kecil itu marah


untuk lebih lanjutnya, silahkan download ke sini - > http://adf.ly/WbOTv

Tidak ada komentar:

Posting Komentar