Sabtu, 28 September 2013

Cerpen

“Terima kasih ayah”
           
Namaku Fabiola, aku sekarang sudah meninjak kelas 4 Sekolah Dasar. Hobiku adalah memelihara binatang binatang, tahun lalu aku memelihara anjing bulldog, dia sangat baik kepadaku, kita sudah bermain bersama-sama tapi sayangnya dia mati karena bertarung dengan anjing yang rupanya mirip serigala.
Sekarang, aku rencananya ingin memelihara kelinci putih, aku sudah mengingnkannya setelah anjing bulldog ku mati, tapi sayangnya ayahku melarang karena takut mati lagi.
“Ayah, aku berjanji akan melindunginya sekarang” Ucapku kepada ayah
“Fabiola, kamu itu anak bandel ya, tak bisa dikasih tau” Seru ayah kepadaku
“Tapi yah”
“Tidak ada tapi-tapi-an! Ayah tak mau membeli kelinci putih itu” Ucap ayah kepadaku dengan nada kasar
“Pelit” dengan muka cemberut aku kembali ke kamarku, mengunci pintu kamarku dan tidur
~
          Hari demi hari sudah aku lewati dengan masih marahan dengan ayaku karena tidak ingin membelikanku kelinci putih yang lucu kepadaku. Tinggal 1 minggu lagi ulang tahunku di adakan, tanggal 25 Desember, ya memang, itu bertepatan dengan hari natal.
“Kenapa kamu cemberut begitu la?” Tanya temanku yang biasa kupanggil Violeta
“Aku itu ingin memelihara kelinci putih, tapi tidak dibolehkan oleh ayahku”
“tapi?” Tanya Violeta
“tidak boleh” dengan muka cemberut aku menjawab perkataan Violeta

“Memangnya kenapa?” Tanya Violeta lagi

untuk lebih lanjutnya, silahkan download disini - > http://adf.ly/WbOpz

Cerpen

“PERI KECIL”

          Malang benar nasib peri kecil satu ini, dia bernama Nandra, tubuh dia memang kecil,Dan Dia masih junior, tetapi seniornya sanat sombong dan ganas dan kejam dan tidak tahu diri, dan dia terlalu banyak menyiksa peri kecil satu ini. Bukan secara fisik, tapi secara mental, membuat peri kecil ini sakit hati dan merasa harga diri tak ada artinya
“Hoy, cepet bersihin, aku mau upacara, nanti terlambat” dengan nada kasarnya senior berbicara ke Nandra sang peri kecil
“i .. iya maaf, ini sedang saya bersihkan ka” Peri kecil itu menjawab dengan nada terlalu lembut bagaikan budak yang sangat merasa bersalah kepada tuannya
“aduuuuuh, lama banget sih, jadi terlambat nih ah” tekas sang senior dengan nada kasar dan keras sambil menendang peri kecil tersebut dan langsung memakai sepatu hitam kulit banggaannya
“Aduh....” Suara kesakitan peri kecil setelah di tendang senior tak tahu diri dan keji itu. Tapi, dia selalu sabar
          Setelah ujiannya baru selesai, sepertinya ada 2 orang senior yang ini menguji peri kecil tersebut. Ini memang program sekolah unutuk menegaskan setiap junir agar kelak, dia bisa menjadi peri yang sangat dibanggakan, tetapi beberapa senior keji menyalah artikan program sekolah tersebut, menjadikkannya sebuah bully
“wah..wah.. ada junior” Suara lumayan keras dengan nada seperti segera ingin membully peri kecil tersebut
“k . . .kenapa? ada perlu dengan saya?” nada yang lembut memang sudah ciri khas Nandra
“Menurut program sekolah . . .” Senior itu belum menyelesaikkan perkataanya

“MENEGASKAN JUNIOR!!! BUKAN MEMBULLY JUNIOR!!!” nada tinggi dan keras, sang peri kecil itu marah


untuk lebih lanjutnya, silahkan download ke sini - > http://adf.ly/WbOTv

Cerpen

“MUSIM PANAS”


          Akhirnya libur musim panas pun sudah tiba di depan mata, jau hari yang lalu, aku dan 4 sahabatku yang lainnnya susah merencanakkan hal yang menyenangkan yang akan kita lakukan di musim panas ini bersama. Aku, Tauphan, Zeo, Anantha, Fahmi sedang berjalan pulang ke rumah masih-masing dan sedang mempersiapkan hal yang perlu dibawa
          Hari pertama, kita pergi ke game center di mall dekat komplek kita. Disana akan sangat menyenangkan
“Pertama-tama, bagaimana kalau kita mencoba alat yang baru di pasang itu?” aku bertanya kepada yang lain
“Boleh saja, kalian membawa uang berlebihkah? Karena game ini terbilang cukup mahal” Jawab Zeo
“Kalau tidak, kenapa aku ke sini?” Tauphan menjawab perkataan Zeo
“Hahahahahahah” Kita tertawa karena perkataan Tauphan
          Setelah perundingan kecil itu kita laksanakan, akhirnya kita mengambil keputusan akhir, yaitu mencoba alat yang baru itu. Dan setelah di selidiki, ternyata itu adalah video 4D. Wow
          Sungguh pengalaman yang sulit dilupakan karena tidak biasanya kami menikmati atraksi 4D, apalagi bersama sahabat. Sekalipun ini tidak terlalu hal yang patut dibanggakan, tapi melakukan bersama sahabat, sekalipun hal tak terlalu penting, ini sangat membuatku senang, aku menikmati game ini.
“Seru juga video 4Dimensi itu, phew . . . menegangkan” tekas Fahmi setelah menikmati keseruan video 4D
“Kalau tidak seru, kita tidak akan mencobanyaa, gimana sih?” Anantha melanjutkan

“Hahahahahaha” Lagi-lagi kita tertawa

untuk lebih lengkapnya, silahkan download kesini - > http://adf.ly/WbOAy
Gan, berhubung saya jarang liat blog ini, kalau mau komentar, saran, dan lain-lain
 Bisa menghubungi ke sini -> (+)32DC2076
                                        -> 088802323533

makasih :)

Minggu, 22 September 2013

Salam Perkenalan

hey guys, mulai dari sekarang ini, saya akan nge-post berbagai macam macam contoh karya sastra, dan berbagai genre. have fun aja ya. . .